Juni 2, 2026

UKIRSLOT – Arsenal kembali harus menunda impian meraih gelar Liga Champions setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti di partai final. Kekalahan tersebut terjadi setelah Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugas sebagai penendang kelima dalam momen yang sangat menentukan.

Bek asal Brasil itu melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar gawang saat Arsenal membutuhkan gol untuk menjaga peluang. Kegagalan tersebut memastikan PSG mempertahankan gelar Liga Champions dan mencatatkan prestasi sebagai salah satu tim yang mampu meraih trofi secara beruntun pada era modern.

Di tengah euforia kubu PSG, muncul momen yang mendapat perhatian dari kapten Arsenal, Martin Odegaard. Pemain asal Norwegia itu memberikan apresiasi kepada kapten PSG, Marquinhos, atas sikapnya setelah pertandingan berakhir.

Saat para pemain dan staf PSG berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan, Marquinhos justru menghampiri Gabriel lebih dulu. Bek veteran itu terlihat memberikan dukungan kepada rekan senegaranya yang tampak sangat terpukul akibat kegagalan penalti tersebut.

Odegaard menilai tindakan Marquinhos menunjukkan kualitas seorang pemimpin yang memahami situasi sulit dalam laga besar.

Keputusan Arsenal menempatkan Gabriel sebagai eksekutor kelima memunculkan banyak pertanyaan setelah pertandingan. Sejumlah pengamat dan legenda klub mempertanyakan alasan seorang bek mendapat tanggung jawab besar dalam situasi penuh tekanan.

Gabriel justru meminta sendiri kesempatan untuk menjadi penendang kelima dalam adu penalti.

“Dia ingin mengambil nomor lima,” ujar Arteta. “Tentu kami sudah mempersiapkan dan melatih momen ini.”

Itulah alasan kami tidak memenangkan pertandingan ini,” kata Arteta.

Kekalahan ini kembali menjadi pukulan bagi Arsenal di panggung Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *